Minggu, 30 Desember 2012

Perempuan Pengkretek Menggugat

Jateng Pos, 23 Desember 2012

Judul Buku: Perempuan Berbicara Kretek
Penulis: Abmi Handayani
Penerbit: Indonesia Berdikari
Cetakan: I, 2012
Tebal: 320 Halaman

Namanya Putri Prasetyaningrum, ia mulai mengenal kretek semenjak kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mungkin banyak yang mengira, bahwa kegemarannya menghisap kretek dampak dari lingkungan yang buruk, keluarga yang broken home, atau terlibat masalah yang sangat berat sehingga menjadikan kretek sebagai pelarian.

Setidaknya, demikianlah stigmatisasi yang terjadi di masyarakat terhadap perempuan perokok. Anggapan tersebut bisa jadi beralasan, meskipun tidak bisa digeneralisasikan dan dibenarkan sepenuhnya sebagaimana yang terjadi pada diri Putri. Keputusannya untuk menjadi perempuan penghisap kretek lebih disebabkan pemberontakan atas kultur yang terlalu kuat dicengkeram kaum laki-laki.

Jumat, 28 Desember 2012

Si Genius nan Penyendiri

Koran Jakarta, 24 Desember 2012
 
Judul Buku: Einstein; Kehidupan dan Pengaruhnya bagi Dunia
Penulis: Walter Isaacson
Penerbit: Bentang
Cetakan: I, November 2012
Tebal: 698 Halaman

Siapa yang tidak mengenal sosok yang satu ini ? ia seolah menjadi ikon manusia jenius abad 20. Foto dan gambarnya dengan gaya khas rambut putih berdiri dan lidah menjulur, bisa kita temukan di mana-mana, terutama di kamar-kamar anak remaja dan mahasiswa. Dialah Albert Einstein. 

Padahal konon semasa balita ia dikenal lambat bicara. Bahkan, ketika mulai bisa berkata-kata pada usia dua tahun, Einstein kecil dijuluki der Depperte, si tolol. Label lainnya adalah “hampir terbelakang”, disebabkan kesulitannya dengan bahasa hingga orang-orang di sekitarnya takut kalau ia tak akan pernah mengenyam pendidikan dan tak sanggup belajar.

Minggu, 16 Desember 2012

Potret Ekonomi Indonesia

Seputar Indonesia, 16 Desember 2012

Judul Buku: Kudeta Putih
Penulis: Syamsul Hadi, dkk 
Penerbit: Indonesia Berdikari 
Cetakan: I, September 2012 
Tebal: 247 Halaman


Senandung reformasi pada tahun 1998 menawarkan harapan baru kepada berjuta-juta rakyat Indonesia. Maklum, selama 35 tahun negeri ini dikangkangi rezim otoritarian Orde Baru di bawah pimpinan Soeharto, dimana segala kebijakan ditentukan berdasarkan kepentingan penguasa semata. Melawan, berarti akan berhadapan dengan pasukan bersenjata.


Reformasi menawarkan kebebasan. Reformasi menawarkan demokrasi yang sesungguhnya, bukan Demokrasi Terpimpin atau Demokrasi Pancasila. Reformasi juga menjanjikan kesejahteraan karena korupsi, sebagai biang penderitaan rakyat yang saat itu melekat pada rezim terdahulu, hendak disikat. Setidaknya begitulah harapan sebagian besar rakyat Indonesia saat itu.

Minggu, 09 Desember 2012

Mengubah Timah Menjadi Emas

Harian Kedaulatan Rakyat, 9 Desember 2012
 
Judul Buku: Dari Batu Menjadi Bara
Penulis: Afin Murtie, et al.
Penerbit: Jogja Bangkit Publisher
Cetakan: I, 2012
Tebal: 244 Halaman

Siapa yang tidak kenal dengan Albert Einstein ? sosok yang identik dengan manusia jenius berkat keberhasilannya merumuskan Teori Relativitas hingga menyabet penghargaan Nobel. Tapi tahukan anda, sebelum dikenal sebagai orang cerdas, Einstein kecil yang tumbuh di lingkungan di Ulm, Wurttemberg, Jerman ini pernah mengalami keterbelakangan karena kemampuan berbicaranya yang sangat lambat ?

Ketika berkomunikasi dengan orang lain, ia harus mengeja setiap kata, satu persatu. Kekurangan ini membuatnya menjadi seorang anak yang pendiam dan penyendiri. Namun, sikap tersebut ternyata justru menguntungkannya karena ia punya lebih banyak waktu untuk mencurahkan perhatian terhadap ilmu (fisika), hingga kelak menjadi ilmuwan sebagaimana yang kita kenal sekarang. (Halaman 13)

Sabtu, 08 Desember 2012

Historisitas Sang Mesias

Jateng Pos, 2 Desember 2012

Judul Buku: The Mystery of Historical Jesus
Penulis: Louay Fatoohi

Penerbit: Mizan

Cetakan: I, 2012

Tebal: 851 Halaman


Selama lebih dari dua millennium, sosok Yesus tak henti-hentinya ditulis orang dari beragam latar belakang keilmuan, dengan aneka tujuan. Figur utama dalam agama Kristen yang nota bene agama terbanyak dianut manusia di Planet Bumi saat ini, hampir seluruh dimensi sejarah yang mengitarinya menjadi bahan perdebatan.


Mulai dari proses kelahirannya dari rahim seorang perawan, eksistensinya hanya sebatas nabi atau anak Tuhan, hingga akhir dari kehidupannya menuai perbedaan tajam; apakah wafat ditiang salib atau diangkat Tuhan ke langit agar kelak menjelang hari akhir diturunkan kembali untuk memerangi Dajjal, sebagaimana dalam kredo Islam.