Sabtu, 30 Juni 2012

Meraih Apa Yang Diinginkan

Koran Sindo, 1 Juli 2012

Judul Buku: 100 Cara Mudah Mempengaruhi Orang dan Mendapatkan Apa pun Yang Anda Mau
Penulis: Richard Templar
Penerbit: Ufuk
Cetakan: I, April 2012
Tebal: 202 Halaman

Selama ini terdapat persepsi bahwa hanya orang-orang dengan semangat, keberanian, keuletan, dan posisi tinggilah yang akan mendapatkan apa yang diinginkan. Hal yang sangat wajar, mengingat hanya orang-orang dengan karakter sebagaimana disebutkan di atas, yang mampu memerintah orang lain untuk memenuhi semua keinginanannya.

Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, karena pada dasarnya setiap orang tidak perlu harus meminta secara langsung setiap yang diinginkannya. Namun yang harus dilakukan hanyalah memikirkan sebuah langkah strategis dan perencanaan yang baik, yang membuat orang lain tergerak untuk mendukung dan membantu apa yang kita inginkan.

Demikian menurut Richard Templar, penulis buku berjudul lengkap 100 Cara Mudah Mempengaruhi Orang dan Mendapatkan Apa pun Yang Anda Mau ini. Bahwa bila kita menampilkan diri sebagai orang yang positif dan disukai, maka akan sangat sulit bagi orang lain untuk tidak turun tangan membantu kita. Dan yang diperlukan hanyalah mempelajari tips yang dianggap jitu oleh penulisnya.

Sebagaimana tertera pada judulnya, buku ini berisi seratus langkah, lebih tepatnya teknik, yang mampu membuat semua orang tunduk untuk memenuhi semua keinginan kita. Tentu saja bukan dengan cara menipu menampilkan politik pencitraan atau ilmu gendam, karena yang ditawarkan bukan hanya sebatas kata-kata magis, tetapi langkah strategis nan konkrit.

Tidak hanya itu, karya penulis kelas dunia yang terkenal dengan buku-buku larisnya  seperti The Rules of Money dan The Rules of Life ini, juga menawarkan strategi yang dapat digunakan untuk mengendalikan orang di segala situasi serta berbagai trik pintar, mudah, ampuh, dan minim resiko bagi orang yang mencoba mengimplementasikannya.

Berisi empat bab yang menuntun pembaca kepada langkah-langkah tersebut dengan bahasa yang mudah dicerna dan disertai dengan contoh-contoh empirik dari orang-orang di sekeliling penulis. Bab pertama berisi 21 langkah dan kiat agar pembaca mampu meraih apa yang diinginkannya.

Pada bab ini, penulis lebih menekankan pentingnya mengatur dan mengidentifikasi hal-hal yang lebih personal, misalnya kiat untuk selalu berpikir positif. Karena sebesar, sesulit serta semenantang apapun yang kita inginkan, tantangan terbesar yang harus dihadapi adalah faktor psikologis. Jangan biarkan pesimis atau pikiran negatif  mempengaruhi kita, karena itulah salah satu sumber kegagalan. (Halaman 39)

Banyak hal yang kita inginkan dalam hidup membutuhkan kerja sama orang lain. Dan kata “ya” dari pasangan hidup, teman, maupun atasan di kantor adalah kata yang paling ditunggu serta membawa kebahagiaan bagi siapa saja yang mengingkannya. Lalu bagaimanakah cara memperoleh kata tersebut ? bab dua yang terdiri dari 40 tips dengan segala situasi yang ditawarkan sebagai solusi. 

Uniknya, salah satu yang disarankan Templar adalah jangan sampai kita terlihat terlalu sibuk, sehingga memberi kesan kepada orang di sekitar bahwa mereka tidak terlalu penting dalam kehidupan kita yang terkesan super sibuk sehingga sulit untuk berkomunikasi. Karena orang akan lebih menghargai kita, ketika kita memiliki waktu berbagi. (Halaman 82)

Bab tiga terdiri dari 24 langkah, berisi stimulus untuk membantu orang lain selalu mengatakan “ya’ kepada kita. Dengan kata lain, kita memperoleh apa yang kita inginkan, meski tanpa harus mengutarakan permintaan secara langsung.

Salah satunya dengan menunjukkan kredibilitas kita di hadapan orang lain. Hal ini menjadi penting mengingat tidak akan ada orang yang menerima kita bila mereka tidak mempercayai penilaian kita. Selain itu, utarakan segala alasan penilaian kita secara jelas dan objektif, sehingga terlihat layaknya seorang ahli, bukan seseorang dengan motif pribadi. (Halaman 136).

Bab terakhir, mengupas 15 langkah pamungkas, jika terpaksa harus meminta secara langsung apa yang kita inginkan. Teknik ini dilakukan ketika taktik, strategi serta skema yang telah dikupas ternyata menemui jalan buntu alias tidak membuahkan hasil memuaskan.      

Buku setebal 202 halaman ini, sangat penting bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kemampuan bernegosiasi, membujuk, dan mempengaruhi orang lain. Karena, pada dasarnya kemajuan berbisnis dan peningkatan karir seseorang tidak akan bisa dilepaskan oleh faktor-faktor negosiasi dan mempengaruhi orang, agar bersedia menerima semua yang kita tawarkan.
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/507469/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar