Sabtu, 16 Oktober 2010

From Surabaya with Characters

Judul Buku : Grow with Character: The Story
Penulis : Hermawan Kartajaya
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : Pertama, Juli 2010
Tebal : 429 Halaman

Siapa yang tak mengenal Dahlan Iskan? Sosok yang mampu membangkitkan kembali Harian Jawa Pos yang sedang sekarat hingga bangkit dan menjadi salah satu Koran dengan tiras terbesar Tanah Air. Kemampuan manajemennya yang membuat ia ditunjuk sebagai direktur PLN saat ini.

Siapa pula yang tidak mengenal Putera Sampoerna. Dialah generasi ketiga keluarga pemilik HM Sampoerna, perusahaan rokok raksasa yang terkenal dengan rokok kreteknya nan legendaris, Dji Sam Soe, sebelum perusahaan tersebut dijual ke Philip Morris dengan harga yang sangat tinggi.
 
Hampir setiap orang Indonesia pasti tahu Ancol, minimal pernah mendengar. Sebuah kawasan di Jakarta yang pada mulanya terdiri dari rawa-rawa yang disebut sebagai pembuangan Jin, saking sepinya, namun kini menjadi tempat hiburan terbesar di Asia Tenggara. Adalah Ir. Ciputra arsitek sekaligus pemilik ide yang pada awalnya dianggap gila tersebut.
 
Dari ketiga figur hebat itulah seorang Hermawan Kartajaya, pendiri dan Presiden MarkPlus, Inc. pada tahun 1990, menimba ilmu. Lalu apa yang diserap oleh seorang Hermawan dari ketiganya?  Jawabannya adalah jiwa Entrepreneurship. Karakter inilah yang memungkinkan sebuah entitas dapat tumbuh secara berkesinambungan.


Karakter Pemenang 
Karakter merupakan ciri khas yang dimiliki oleh suatu benda atau seorang individu yang mengakar padanya dan mendorong bagaimana seseorang bertindak, bersikap, berujar dan merespons sesuatu. Ciri khas inilah yang diingat orang lain tentang seseorang yang menentukan suka atau tidaknya pada orang tersebut.
 
Karakter memungkinkan perusahaan atau individu untuk mencapai pertumbuhan yang berkesinambungan karena karakter memberikan konsistensi, integritas, dan energi. Orang yang memiliki karakter yang kuat, akan memiliki momentum untuk mencapai tujuan. Sebaliknya, yang karakternya mudah goyah akan lebih lambat untuk bergerak dan tidak bisa menarik orang lain untuk bekerja sama dengannya.
 
Karakter yang kuat akan memunculkan karisma, yaitu daya tarik dan kemampuan menimbulkan rasa percaya diri bagi orang-orang yang mengenalnya. Syarat yang harus dimiliki oleh seorang yang ingin memiliki karisma adalah: excellence, professionalism dan ethics. 
Excellence adalah sikap yang memungkinkan seseorang selalu memberikan yang terbaik dalam setiap karyanya. Excellence mengacu pada keinginan untuk mencapai suatu standar kualitas yang selalu lebih tinggi. Selalu ingin di depan dan memecahkan batasan-batasan konvensional.
 
Professionalism adalah sikap disiplin dalam profesi dan keinginan untuk selalu lebih baik dalam proses sehari-hari. Seseorang telah menerapkan profesionalisme jika menunjukkan beberapa cirri. Pertama, keinginan untuk memperbaharui pengetahuan. Kedua,  memiliki sense of business dimana selalu dapat melihat setiap kegiatan yang dilakukan dalam perusahaan. Ketiga, kemauan untuk melayani, dimana orang tersebut tidak ragu untuk membantu dan melayani siapapun dalam organisasi. Keempat, kemampuan untuk bekerja sama dengan siapapun dalam lingkup bisnisnya secara efektif.
 
Sedangkan ethics adalah sikap menjadi insan yang memiliki keluhuran budi pekerti. Penting karena merupakan modal dasar untuk berinteraksi secara beradab dengan manusia sekitarnya. Karena itu juga, ethics menjadi kunci saat seseorang ingin mengembangkan karir ataupun membangun bisnis sendiri.
 
Modal Nekad 
MarkPlus sebenarnya ia dirikan dengan modal nekad, betapa tidak, posisi sebagai direktur distribusi PT HM Sampoerna ditinggalkan begitu saja oleh Hermawan dan lebih memilih mendirikan MarkPlus Professional Service, sebuah lembaga konsultan, riset dan trainer dalam bidang marketing.
 
Dengan ketiga karakter itulah seorang Hermawan membesarkan MarkPlus, yang pada awalnya hanya berkantor di sebuah ruko kecil di Surabaya dan selama beberapa waktu bahkan tidak dipercaya klien. Namun kini, MarkPlus menjadi yang terbesar di bidangnya. Rahasia kesuksesannya inilah yang hendak ditularkan seorang Hermawan kepada para pembaca buku ini.
 
Kumpulan tulisan yang terdapat dalam buku ini, berasal dari seratus artikel Hermawan di Harian Jawa Pos selama seratus hari berturut-turut yang berakhir pada 1 Mei 2010, tepat MarkPlus merayakan ulang tahunnya yang ke dua puluh.
 
Semangat penulisnya yang membara, terwakili melalui kata-kata yang tertuang di dalam tulisannya yang berapi-api.
 
Sebagaimana yang dikatakan Bayu Asmara,  editor buku ini, buku ini akan sangat menarik dan bermanfaat bagi tiga tipe pembaca. Pertama, diperuntukkan bagi entrepreneur baru ataupun pegawai yang berencana menjadi entrepreneur, mengingat kisah perjuangan Hermawan di dalamnya dapat memberikan inspirasi yang bernilai.
 
Kedua, bagi pimpinan perusahaan lokal yang ingin memasuki pasar nasional atau perusahaan nasional yang ingin go international, perjalanan MarkPlus dalam melewati fase-fase tersebut dapat dijadikan acuan dalam merencanakan perusahaan ke depan.
 
Ketiga, bagi seorang profesional, mengingat dalam buku ini juga menceritakan konsep marketing MarkPlus yang kini diakui di tingkat dunia, termasuk inspirasi yang mendorong lahirnya berbagai konsep tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar