Sabtu, 28 November 2015

Dua Gus, Satu Kiai

Koran Sindo, 29 November 2015

Judul Buku: Gus Dur dalam Obrolan Gus Mus
Penulis: K.H. Husein Muhammad
Penerbit: Noura Books
Cetakan: I, Oktober 2015
Tebal: 179 Halaman

Raga KH. Abdurrahman Wahid memang sudah lama pergi meninggalkan keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mencintainya. Namun pemikiran, sikap, pengalaman, hingga humornya akan senantiasa terus hidup di benak semua orang.

Gus Dur, demikian ia biasa dipanggil, memang sosok nyentrik langka tanding. Dia bukan hanya seorang kiai yang pintar memintal dalil agama dengan aneka referensi dan mantan pemimpin sebuah organisasi keagamaan terbesar sedunia, namun juga sosok negarawan, budayawan, intelektual, pembela kaum minoritas, mantan Presiden RI hingga produsen berbagai lelucon yang menyegarkan pemecah kebekuan.

Rabu, 25 November 2015

Kiprah Muslim di Pentas Sejarah

Harian Nasional, 21-22 November 2015
 
Judul Buku: Ensiklopedia Tokoh Muslim
Penulis: Ahmad Rofi’ Usmani
Penerbit: Mizan
Cetakan: I, 2015
Tebal: 678 Halaman

Sejak diwartakan oleh Muhammad saw. lebih dari empat belas abad yang lalu, Islam kini telah menjadi salah satu agama dengan jumlah pemeluk terbesar di dunia. Pada tahun 2015 setidaknya dua milyar orang di planet Bumi mengaku berkeyakinan sesuai dengan agama yang lahir di jazirah Arab ini.  Jumlah tersebut menjadi angka terbanyak kaum muslim dalam satu kurun waktu.

Ironisnya, dengan jumlah populasi yang sedemikian besar, kondisi umat Islam saat ini mayoritas berada di periferi pentas dunia. Secara ekonomi, mayoritas kaum muslim hanyalah konsumen dari banjir produk kapitalisme. Secara politik, jangankan memiliki sebuah kesamaan sikap atas beragam persoalan yang menghimpit, mereka malah sibuk bertikai hingga berperang antar sesama.

Jumat, 20 November 2015

Teknik Sederhana Memelihara Kesehatan

Koran Sindo, 8 November 2015

Judul Buku: The Miracle of Endorphin; Sehat Mudah dan Praktis dengan Hormon Kebahagiaan, (Gold Ed.)
Penulis: Shigeo Haruyama
Penerbit: Qanita
Cetakan: I, Oktober, 2015
Tebal: 264 Halaman  
                      
Kesehatan menjadi prioritas utama dalam kehidupan manusia. Tidak mengherankan jika sepanjang sejarah peradabannya yang membentang, riset dan penelitian mengenai teknik hidup sehat serta pengobatan atas berbagai penyakit senantiasa terus berkembang seiring dengan penyakit-penyakit baru yang terus muncul.

Pada awalnya, terdapat asumsi bahwa teknik pengobatan secara garis besar terpolarisasi dalam dua kutub dengan kekhasannya masing-masing yang berbeda bahkan bertentangan; Timur dan Barat. Namun, berkat ilmu fisiologi otak dan biologi molekuler modern, kedua tradisi tersebut dapat didamaikan dan dijelaskan dengan sama ilmiahnya.